Awan News, Lampung Selatan —
Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Lampung Selatan menggelar kegiatan rutinan sekaligus Turun ke Bawah (Turba) pada Minggu, 30/11/25).
Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Pondok Pesantren Roudlotul Fawaid, dengan agenda utama Khotmil Al-Qur’an 30 Juz bersama para santri.
Acara ini dihadiri langsung ketua PC Fatayat NU Mukhoiyaroh, Ustadzah Rismawati AH, Ketua IHF Lampung Selatan. Turut hadir pula pengurus Fatayat NU dan para santri yang dengan khidmat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan spiritual tersebut.

Kegiatan rutinan dan Turba ini bertujuan untuk memperkuat ukhuwah islamiyah, meningkatkan kualitas kader Fatayat, serta menjaga kesinambungan budaya kegiatan keislaman di tengah masyarakat.
Melalui lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, Fatayat NU berupaya menanamkan nilai spiritualitas dan kebersamaan dalam setiap gerak langkah kader.
Dalam sambutannya, Mukhoiyaroh menegaskan bahwa keikutsertaan di organisasi Fatayat NU bukan sekadar formalitas.
“Bukan hanya sekadar hadir dan mengikuti organisasi, tetapi juga bagaimana kita mampu membatasi diri agar tidak terjerumus dalam tingkah laku maupun sifat-sifat yang buruk,” ujarnya.
Fatayat NU sendiri merupakan badan otonom (Banom) Nahdlatul Ulama yang mewadahi perempuan muda. Organisasi ini dibentuk dengan tujuan membentuk karakter perempuan yang bertaqwa, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi nusa, bangsa, dan agama. Selain penguatan spiritual, Fatayat NU juga berfokus pada pemberdayaan perempuan di berbagai bidang, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pemenuhan hak perempuan dan anak, serta penguatan peran sosial kemasyarakatan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Fatayat NU Lampung Selatan dalam menjaga tradisi keislaman sekaligus memperkuat peran perempuan muda di tengah masyarakat. (Sur)















