LAZISNU Lampung Bergerak, Sedekah Diperluas hingga Oksigen dan Mangrove

  • Bagikan

Awan News, Bandar Lampung – Sekretaris Wilayah LAZISNU PWNU Lampung, Ahmad Sofwan terus mengobarkan semangat solidaritas kepada seluruh Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (LAZISNU) se-Provinsi Lampung untuk melakukan penggalangan bantuan bagi korban bencana di berbagai wilayah Sumatra, termasuk Aceh.

Penggalangan bantuan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada donasi uang tunai, tetapi juga mencakup pengumpulan makanan siap saji, pakaian layak pakai, perlengkapan mandi, kebutuhan kesehatan, serta berbagai logistik kemanusiaan lainnya. Seluruh bantuan tersebut akan segera didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana.

Ahmad Sofwan  menegaskan, gerakan kemanusiaan ini diharapkan terus dilakukan secara berkelanjutan oleh seluruh pengurus cabang LAZISNU di kabupaten dan kota se-Lampung. Ia juga mendorong agar pengurus cabang menjalin kolaborasi aktif dengan badan otonom (Banom) NU di semua tingkatan, lembaga sosial lainnya, hingga pelaku usaha yang memiliki kepedulian untuk berkontribusi membantu sesama.

Selain itu, LAZISNU Lampung mengajak masyarakat Provinsi Lampung untuk menyisihkan sebagian rezeki sebagai bentuk kepedulian dan keikhlasan dalam meringankan beban saudara-saudara yang terdampak bencana. Menurutnya, sekecil apa pun bantuan yang diberikan memiliki arti besar bagi para korban.

Di tengah agenda kemanusiaan tersebut, LAZISNU se-Provinsi Lampung juga memastikan agenda Hari Lahir (Harlah) ke-21 tetap berjalan. Kegiatan ini akan digelar di Lampung Selatan pada Senin, 15 Desember 2025, bekerja sama dengan PMII Lampung. Salah satu rangkaian kegiatan utamanya adalah penanaman mangrove di kawasan pesisir.

Aksi penanaman mangrove ini bertujuan menjaga kelestarian lingkungan pantai sekaligus menjadi simbol “sedekah oksigen” bagi generasi mendatang. LAZISNU menilai, menjaga alam merupakan bagian dari ikhtiar menjaga kesehatan umat dan keberlangsungan hidup.

Ke depan, LAZISNU Lampung berkomitmen terus menyerukan gerakan penghijauan, termasuk penanaman pohon di sepanjang sempadan sungai untuk mencegah abrasi dan kerusakan lingkungan. Gerakan ini akan melibatkan masyarakat luas serta mendorong peran aktif pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Lampung.

“Menanam pohon bukan hanya menjaga alam, tetapi juga menjadi sedekah oksigen. Bahkan hasilnya kelak dapat dinikmati oleh seluruh makhluk Tuhan,” demikian pesan yang terus digaungkan LAZISNU Lampung dalam setiap kegiatannya.(AL)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *