AWAN NEWS, Karawang — Gerakan Anti Narkotika Indonesia (Ganisa) bekerjasama dengan Komunitas Soundman Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mendukung secara nyata terhadap program Badan Narkotika Nasional (BNN), dengan menggelar sosialisasi bertajuk: Sosialisasi Pencegahan Remaja Beresiko Tinggi Penyalahgunaan Narkotika. Acara dilangsungkan di Lapang Sepakbola, Desa Karyamakmur, Kecamatan Batujaya, Kamis (28/8).
Ketua Ganisa Kabupaten Karawang Rosmayati mengatakan, digelarnya sosialisasi ini di lokasi perdesaan sebagai bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada generasi muda, terutama remaja, agar mampu terhindar dari bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba).
“Kita telah sama mengetahui bahwa narkoba memiliki kebahayaan luar biasa jika disalahgunakan. Sedangkan narkoba sebagaimana dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, merupakan peraturan utama di Indonesia. UU ini mengatur tentang pengendalian, pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika serta prekursor narkotika,” kata Rosmayati.
Undang-undang ini, tambah dia, sebetulnya mengatur berbagai hal, mulai dari definisi narkotika, penggolongan, tujuan pengaturan, hingga sanksi pidana bagi pelanggar atau mereka yang menyalahgunakan narkoba. “Inilah yang mendorong kami bekerjasama dengan Komuntas Soundman karena pada saat ini peredaran narkoba menjurus kepada remaja dari kota hingga pelosok desa,” terangnya.
Ketua Panitia Pelaksana Sosilasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Supandi menjelaskan, bangun kerjasama antara Ganisa dangan Soundman disebabkan memiliki pandangan yang sama. “Oleh karenanya, begitu ada program sosialisai dari BNN kami semua sudah satu pandangan; Bahwa bahaya narkoba harus dicegah. Salah satu caranya melalui sosialisasi intensif,” katanya.
Ia kemudian mengucapkan banyak terima kasih kepada narasumber dari BNN Pusat: Brigjend Pol (Purn) Dr Viktor Pudjadi, S.pB., Fics., DFN. “Beliau ini berkenan memberikan arahan sekaligus berusaha memahamkan bagaimana bahayanya narkoba,” sebut Supandi.
Acara sosialisasi yang dilangsungkan di lapang sepakbola, karena pesertanya mencapi 200 orang. Dalam penyampaian materi sosialisasi agar lebih efektif dan mudah dipahami, Narasumber menggunakan audio visual. Selain itu dilakukan juga simulasi untuk memahamkan; Narkoba ibarat seseorang memelihara ular besar, cepat atau lambat ular tersebut justru memangsa pemeliharanya.
Ada beberapa simulasi yang digelar yang dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas hidup sehat. Lain itu, narasumber juga melaksanakan beragam dialog hingga memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada peserta; Bagi siapa yang mampu menjawab dengan benar mendapatkan hadiah uang tunai.
Disebabkan panitia menyediakan peralatan sound berkualitas bagus dan penampilan beragam atraksi terkait sosialisasai, sekaligus HUT ke 80 Kemerdekaan Republik Indonesia serta HUT ke-1 Komunitas Soundman Kabupaten Karawang. Hal itu menarik minat masyarakat untuk menonton. Sehingga, di sekitar Lapang Sepakbola Desa Karyamakmur menampung panitia, peserta dan juga antusiasi penonton yang datang, diperkirakan lebih dari 400 orang.
Hadir juga pada acara ini, antaranya: Kades Hartasim didampingi Babinsa Karyamakmur S. Wijaya, puluhan anggota dan simpatisan Komunitas Soundman, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan lain-lain. (agk*/2908: in-lpg)













