Soal Kualitas Konstruksi Gubernur Lampung Ingatkan Pelaksana Proyek

  • Bagikan
Foto: Istimewa/AWANN-lampungprovgoid
Ilustrasi-- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal pada awal upaya perwujudan komitmen perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan yang berlangsung di Kabupaten Pringsewu, pada Maret 2025 lalu. --- Foto: Istimewa/AWANN-lampungprovgoid

AWAN NEWS, Bandar Lampung — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menggencarkan akselerasi peningkatan infrastruktur jalan provinsi 2026. Untuk menjaga kualitas infrastruktur, ia mengingatkan agar perusahaan penyedia jasa atau pelaksana proyek memasang kontruksi yang sesuai standar atau spesifikasi yang telah ditetapkan.

Hal demikian, dimaksudkan gubernur agar kualitas bangunan memiliki kekuatan sesuai harapan pemerintah dan masyarakat. “Kualitas konstruksi itu fondasi utama kekuatan. Ini, merupakan tugas pokok pelaksanaan yang mengerjakan perbaikan atau pembangunan jalan,” tandas Rahmat Mirzani dalam pernyataannya di Bandar Lampung, Senin pekan ini.

Telah diketahui publik, Pemerintah Provinsi Lampung menyelenggarakan perbaikan dan pembangunan jalan Tahun Anggaran 2026 dimulai April. Gubernur memandang, akselerasi pengerjaan peningkatan infrastruktur jalan sesuai dengan harapan seluruh masyarakat Lampung.

“Pada April ini, kita sudah mulai lakukan pengerjaan perbaikan jalan,” ungkapnya. Menurut dia, percepatan pengerjaan perbaikan dan pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian penting dan memiliki perhatian khusus.

Gubernur Lampung menarget, pada pembangunan jalan provinsi mengalami peningkatan signifikan; Terutama, pada aspek kemantapan jalan; Pada Tahun Anggaran 2025, kemantapan yang telah dicapai di Lampung Tengah 89 persen. Akhir 2026 diharapkan dapat mencapai sekitar 98 persen.

Oleh sebab itu, Rahmat Mirzani mengimbau kepada perusahaan penyedia jasa atau pelaksana proyek, agar memperhatikan dan tetap menjaga kualitas konstruksinya. Ia tegaskan juga, bahwa pemerintah dan masyarakat diminta turut bersama-sama melalui penjagaan fungsi drainase agar air lancar dan tidak merusak struktur jalan.

“Keadaan jalan di Lampung ini, harus kita jaga bersama. Jangan sampai baru dibangun, cepat rusak lagi,” kata Rahmat Mirzani mengingatkan seluruh pihak yang umumnya punya kepentingan menggunakan jalan.

Lebih lanjut ia mengemukakan, terutama kepada pelaksana proyek hendaknya tetap memperhatikan bahwa seluruh material konstruksi seperti semen, pasir dan batu, wajib uji laboratorium. Ini disebutnya, lebih memastikan bahwa kualitas bahan-bahan penunjang konstruksi: sesuai dengan spesifikasi yang telah distandarkan di provinsi.

Pembangunan jalan, tambah Rahmat Mirzani, bukanlah sekadar membangun infrastruktur, melainkan juga bagian dari upaya besar yaitu: membangun perekonomian, mobilitas sosial masyarakat, hingga membangun peradaban yang lebih maju.

“Mari kita bangun dengan baik sekaligus jaga bersama,” ajaknya.

Keadaan bangunan jalan yang baik, sebut gubernur lagi, akan membuka akses peningkatan ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial serta kesejahteraan masyarakat. “Maka itu, penting juga melakukan perawatan jalan secara berkala,” katanya, termasuk ketika kebersihan saluran air dan drainase dijaga; Karena hal ini, sebagai bagian dari penjagaan jalan secara berkelanjutan.

“Kalau keadaan jalan yang dipasang konstruksi sesuai standar dan sudah baik itu, perlu dijaga dan dirawat secara bersama-sama, agar manfaatnya akan dirasakan jauh lebih lama oleh semua kalangan di masyarakat,” jelas dia. (*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *