RJIT di Kelurahan Plawad Dikerjakan Poktan dan Warga

  • Bagikan
Foto: AWAN NEWS/Biro Jabar-Dharto
Kepala UPTD Pengelola Pertanian dan Perikanan Karawang Timur, Intan Triana,S.TP.,MP. --- Foto: AWAN NEWS/Biro Jabar-Dharto

AWAN NEWS, Karawang — Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) sistem Swakelola dilaksanakan di Kampung Kedungsalam, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang. Unsur pekerjanya dari kelompok tani (Poktan) bersama masyarakat setempat.

Pelaksanaan proyek melibatkan tenaga ahli bangunan dari warga sekitar. Saat pelaksanaan proyek didampingi oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Kementerian Pertanian.

“Proyek ini tidak menggunakan jasa pihak ketiga atau kontraktor. Para pekerjanya lebih mengedepankan pemberdayaan masyarakat setempat,” kata Kepala UPTD Pengelola Pertanian dan Perikanan Karawang Timur, Intan Triana,S.TP.,MP, di ruang kerjanya, Kamis (23/4/2026)

Menurutnya, proyek RJIT di Dusun Kedungsalam terseut baru dimulai sekitar dua hari. Pekerjanya melibatkan anggota Poktan dan warga dari Kelurahan Plawad.

“Pekerjaan dilakukan secara swakelola. Namun dibantu tenaga tukang yang ahli serta didampingi PPL. Proyek RJIT ini memiliki volume pekerjaan sepanjang 200 meter, dengan tingginya 0,60 meter serta lebar 0,30 meter,” terang Intan.

Ia menambahkan, anggaran yang digunakan sebesar Rp100 juta; Sumber anggarannya dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKP) Kabupaten Karawang, Tahun Anggaran 2026.

Pembangunan jaringan irigasi tersier ini, jelas Intan, bertujuan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pertanian; Khususnya, untuk memperlancar aliran air ke area persawahan yang sebelumnya belum memiliki saluran irigasi tersier.

“Dengan adanya jaringan ini, diharapkan distribusi air ke lahan pertanian menjadi lebih lancar sehingga dapat meningkatkan hasil produksi petani,” tutupnya penuh harap. (Dharto-JB)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *