Bunawan dan Ocang, Antara Gading Retak, Doa dan Dukungan

  • Bagikan
Foto: Istimewa/AWANN-dok.aderos.agk
Drs Bunawan M Si (kanan) dan H Ocang dalam rangkaian acara Serah Terima Jabatan Camat Tegalwaru, Selasa, 06 Januari 2026. | Foto: Istimewa/AWANN-dok.aderos.agk

AWAN NEWS, KARAWANG — Bukan peristiwa langka, memang. Ketika terjadi di kalangan birokrat; Seperti juga yang berlangsung di Aula Kecamatan Tegalwaru, Karawang, Selasa (06/01). Camat Drs Bunawan M.Si., melepas pamit dan Camat H Ocang menyambut tugas baru.

Dua camat ini berseremonia. Judul kegiatannya Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang sama arti dengan lepas-sambut tugas kalangan pejabat.

Hadir menyaksikan, dari unsur: Muspika, TP PKK, Kepala Desa se-Tegalwaru. Juga turut hadir Karang Taruna, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan setempat dan undangan lainnya.

Camat Bunawan mengaku manusia biasa. Ia minta maaf. “Kalau selama saya sebagai Camat Tegalwaru ada kebijakan, layanan atau ada perkataan kurang berkenan, saya mohon kepada semua untuk dimaafkan,” katanya dari podium acara.

Ia juga mengemukakan, karena dirinya juga sebagai manusia biasa, untuk menguatkan permohonan maaf, diucapnya sebuah pepatah; “Tidak ada gading yang tak retak.”

Sesungguhnya ia pamit; Karena, terkena mutasi tepat malam pergantian tahun. Boleh dibilang, tinggal hitungan menit tahun 2025 berakhir dan kalender memasuki tanggal baru, 2026.

Mereka yang terkena mutasi, bukan hanya Bunawan dan Ocang; Melainkan juga pejabat lain eselon II dan III yang totalnya mencapai 216 pejabat. Inilah yang boleh dibilang kebijakan langka, secara momentum. Hanya saja, kebijakan Bupati Karawang H Aep Syaepoloh, SE., didasari SK Nomor 800.1.3.3/Kep. 4410-BKPSDM/2025; Intinya, meliputi pengukuhan, pemberhentian, penugasan serta penugasan tambahan.

Jadilah Bunawan dan Ocang menggelar sertijab.  Selanjutnya, dalam detik detik sertijab, Bunawan mohon doa dari hadirin: agar dirinya diberi oleh Allah kesehatan, kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas baru pasca mutasi, di instansi: Kecamatan Karawang Timur.

Sedangkan Ocang, menerima tongkat estafeta dari Bunawan. Sebelum dimutasi menjadi Camat Tegalwaru pada malam tahun baru, tugas terakhirnya Sekcam Telukjambe Barat.

Dari podium acara ia melanjutkan ucapan, kalau dirinya bukan orang baru di Tegalwaru. Pada 2007 pernah staf urusan PBB. “Alhamdulillah saya apal seluk beluk wilayah Tegalwaru dan beberapa masalah yang dibutuhkan dalam melayani warga,” sebut dia.

Lain itu, pengalaman Ocang, pernah juga penjabat sementara Kades, MP Kecamatan Telukjambe Barat, Sekcam Pangkalan. Menurutnya, pengalaman berpindah tempat kegiatan, menjadi bekal berharga dalam memikul tugas sebagai Camat Tegalwaru.

Ocang juga mengemukakan permohonan bantuan, kerjasama dan dukungan dari semua pihak; Agar pembangunan dan pelayanan publik di Tegalwaru dapat terus dilanjutkan.

“Harapan saya, ke depan bisa lebih baik dan semakin baik, sesuai dengan harapan warga,” pungkas dia. (S Dharto: agk-ed)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *