PAC IPNU – IPPNU Tanjung Bintang Masa Khidmad 2025 – 2027 Dilantik.

  • Bagikan

Awan News, Lampung Selatan — Suasana khidmat menyelimuti Desa Purwodadi Simpang, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Sabtu (27/12/25).

Ratusan jamaah Muslimat NU berbaur dengan kader muda Nahdliyin dalam gelaran Pengajian Akbar Triwulan sekaligus pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) masa khidmat 2025-2027.

Acara ini menjadi momentum penting penguatan sanad organisasi di tingkat akar rumput. Kehadiran Wakil Rais Syuriyah PWNU Lampung, KH Idrus Jamalulail Assyafii, menegaskan bahwa proses kaderisasi pelajar di Tanjung Bintang berada dalam pengawasan dan restu langsung dari struktur tertinggi NU di tingkat provinsi.

Prosesi pelantikan PAC IPNU-IPPNU Tanjung Bintang dipimpin langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Lampung Selatan, Rekan Imam Sulhani, dan Ketua PC IPPNU Lampung Selatan, Rekanita Nafisatul Latifah.

Dalam sambutannya, Imam Sulhani menekankan pentingnya ekspansi gerakan pelajar ke lembaga pendidikan.

“Kami berharap IPNU Tanjung Bintang bisa jauh lebih baik lagi. Segera tingkatkan intensitas kegiatan, baik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, maupun penguatan basis di pondok pesantren dan sekolah-sekolah,” tegasnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua PC IPPNU Lampung Selatan, Rekanita Nafisatul Latifah. Ia berharap kepengurusan PAC IPPNU Tanjung Bintang yang baru dilantik mampu menjadi rumah yang inklusif bagi pelajar putri serta terus berinovasi dalam menjalankan program-program organisasi agar selaras dengan kebutuhan zaman.

Wakil Rais Syuriyah PWNU Lampung, KH Idrus Jamalulail Assyafii, dalam mauidzah hasanahnya mengupas filosofi Isra Mikraj sebagai refleksi bagi kader. Beliau menekankan bahwa kader NU tidak boleh statis.

“Kita dianjurkan untuk terus ‘berjalan’ melihat dunia luar untuk memperluas cakrawala, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai ke-NU-an. Minimal dengan selalu istiqamah hadir di pengajian,” tutur Kiai Idrus.

Analisis strategis juga disampaikan oleh Ketua MWCNU Tanjung Bintang, Hi Arifin Rahman. Beliau memandang pelantikan ini sebagai modal masa depan.

“Keberadaan mereka adalah investasi besar. Mereka inilah yang 10 tahun mendatang akan mewarnai dan menentukan kemajuan NU di Tanjung Bintang,” ungkapnya.

Ketua PAC Muslimat NU Tanjung Bintang, Nyai Mahmudah, menitipkan pesan agar para pelajar NU tidak berhenti berproses. Beliau berharap IPNU-IPPNU menjadi jembatan menuju jenjang pengabdian selanjutnya di GP Ansor dan Fatayat.

Soliditas ini terlihat jelas dengan kehadiran berbagai Badan Otonom seperti Banser, Pagar Nusa, dan Fatayat yang mengawal jalannya acara.

Kolaborasi antara pengajian triwulan Muslimat dengan agenda struktural pelantikan IPNU-IPPNU di bawah nakhoda Rekan Fauzan Baihaqi dan Rekanita Ratri Wulandari ini membuktikan bahwa sinergi antar-generasi di Tanjung Bintang berjalan dengan sangat harmonis dan visioner. (Sur)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *