Awan News, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto memberikan sinyal perubahan besar dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ia meminta Danantara agar tidak ragu mencari talenta terbaik dari kancah internasional untuk memperkuat manajemen BUMN Indonesia.
Menurut Prabowo, pemerintah telah melakukan perubahan regulasi yang memungkinkan warga negara asing (WNA) atau ekspatriat memimpin BUMN. Kebijakan ini diambil untuk mendorong penerapan standar bisnis internasional dan meningkatkan daya saing perusahaan pelat merah di pasar global.
Menanggapi hal tersebut, Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut sudah tertuang dalam revisi Undang-Undang BUMN terbaru. Revisi ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi global sekaligus memperkuat profesionalisme dalam pengelolaan perusahaan negara.
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas manajemen dan mempercepat transformasi BUMN agar bisa bersaing di tingkat dunia,” ujar Pandu, kamis (16/10/25)
Dengan kebijakan baru ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk membuka ruang bagi kompetisi sehat dan inovasi di tubuh BUMN, tanpa mengabaikan prinsip kedaulatan ekonomi nasional.
(*)















