Awan News, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya menekan angka putus sekolah hingga nol pada tahun 2026 dengan memperkuat penelusuran data peserta didik hingga tingkat kabupaten/kota.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, saat memimpin rapat evaluasi program strategis pendidikan, Sabtu (21/02/26).
Pemprov menekankan seluruh program pendidikan harus berjalan sesuai target dan indikator yang telah ditetapkan, disertai langkah mitigasi terhadap berbagai faktor yang berpotensi menyebabkan anak putus sekolah, terutama persoalan ekonomi dan sosial.
Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, penelusuran dilakukan dengan mencocokkan data siswa masuk dan lulusan setiap tahun guna memastikan tidak ada peserta didik yang terlepas dari sistem pendidikan.
Selain itu, berbagai solusi juga disiapkan, seperti PKBM, pembelajaran jarak jauh, dan SMA Terbuka. Pemerintah turut melakukan pencacahan ulang data partisipasi sekolah hingga ke tingkat daerah, yang divalidasi bersama dinas terkait.
Langkah ini diharapkan mampu memastikan seluruh anak di Lampung memperoleh hak pendidikan secara merata dan berkelanjutan. (Oj)















