Awan News, Metro – Memperingati tahun ke-3, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Wali Songo Nusantara menggelar diskusi publik bertema Penanganan Pidana Anak, Kamis malam (27/11/2025), di Kantor LBH Wali Songo Nusantara, Jalan Rambutan Nomor 09, Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur.
Kegiatan ini menjadi bagian dari refleksi tiga tahun perjalanan LBH Wali Songo Nusantara dalam memberikan layanan pendampingan hukum kepada masyarakat, sekaligus memperkuat peran lembaga dalam perlindungan anak yang berhadapan dengan hukum.
Diskusi ini menghadirkan tiga narasumber yang berkompeten di bidang hukum, yakni Sriyanto, S.Sy., M.Ag. selaku Advokat sekaligus Pendiri LBH Wali Songo Nusantara, Warsono, S.H.I., M.H. selaku Ketua Umum LBH Wali Songo Nusantara, serta Tirta Gautama, S.H., M.H., Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Metro Lampung.
Ketua Umum LBH Wali Songo Nusantara, Warsono, menyampaikan bahwa diskusi ini bertujuan membangun kesadaran bersama tentang pentingnya pendekatan yang humanis dalam penanganan perkara pidana anak.
“Anak yang berhadapan dengan hukum harus diposisikan sebagai subjek yang wajib dilindungi, bukan sekadar objek hukum. Pendekatan keadilan restoratif menjadi kunci utama,” ujarnya.
Senada, Sriyanto menegaskan bahwa peran lembaga bantuan hukum sangat vital dalam memastikan hak-hak anak tetap terlindungi selama proses hukum berlangsung. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum, akademisi, dan masyarakat.
Sementara itu, Tirta Gautama mengulas aspek akademik dan regulasi terkait sistem peradilan pidana anak, termasuk pentingnya penerapan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) secara konsisten di lapangan.
Diskusi yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut diikuti oleh pengurus, anggota LBH, mitra kerja, serta masyarakat umum. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya diskusi dan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Melalui kegiatan ini, LBH Wali Songo Nusantara berharap dapat meningkatkan pemahaman publik tentang perlindungan anak dalam proses hukum, serta memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan keadilan yang berpihak pada masa depan generasi bangsa. (SD)















