Awan News, Bandar Lampung – Jelang dimulainya kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2025/2026, Lampung bersiap menjadi sorotan baru dalam peta sepak bola nasional. Stadion Sumpah Pemuda, yang kini menjadi markas Bhayangkara Presisi Lampung FC, telah menyelesaikan tahap akhir renovasi dan dinyatakan siap 100 persen untuk verifikasi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Pantauan Awan News pada Rabu (23/7) menunjukkan wajah baru stadion yang terletak di kawasan PKOR Way Halim, Bandar Lampung, kini tampil megah. Rumput hijau standar FIFA sudah terbentang rapi, single seat untuk penonton telah terpasang, dan sistem pencahayaan modern dengan lampu sorot bertenaga tinggi telah berdiri kokoh di setiap sudut stadion.
“Insyaallah besok (Kamis, 25 Juli), PT LIB akan melakukan verifikasi resmi. Kami optimis Stadion Sumpah Pemuda lolos tanpa catatan,” ujar Yoga Swara, Wakil Ketua PSSI Provinsi Lampung kepada Awan News.
Menurut Yoga, pengerjaan stadion dilakukan secara simultan selama empat bulan terakhir, dimulai dari pembongkaran tribun lama hingga pemasangan infrastruktur modern yang memungkinkan stadion ini tak hanya untuk Liga 1, namun juga siap menjadi tuan rumah event internasional.
“Hanya sedikit yang tersisa, seperti gawang yang akan kami pasang di akhir agar tidak rusak. Ini bagian dari strategi finishing,” ujarnya.
Bangkitnya Lampung Sebagai Poros Sepak Bola Baru
Kehadiran Bhayangkara Presisi Lampung FC sebagai klub profesional di kasta tertinggi Liga 1 membawa semangat baru bagi Provinsi Lampung. Tak hanya soal infrastruktur, Pemerintah Daerah bersama PSSI setempat juga menyiapkan ekosistem pendukung: dari akademi usia dini, lapangan latihan, hingga kemitraan UMKM sekitar stadion.
“Stadion Pahoman akan jadi sentra latihan utama, namun saat ini masih tahap pengerjaan penanaman rumput. Sementara, tim akan memakai lapangan milik Yonif di dekat bandara, yang sudah kami siapkan dan sangat layak,” tambah Yoga.
Warga Bandar Lampung menyambut gembira kabar ini. Siti Rohani, pedagang di sekitar PKOR, mengatakan geliat ekonomi sudah terasa sejak renovasi stadion dimulai. “Kalau nanti sudah dipakai Liga 1, bisa ramai kayak pasar malam tiap pertandingan,” ucapnya sambil tersenyum.
Bagi PSSI Lampung, Stadion Sumpah Pemuda bukan sekadar tempat bertanding, tapi simbol kebangkitan sepak bola di Bumi Ruwa Jurai. Target jangka panjang: Lampung menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 mendatang dan mencetak pemain nasional dari tanah sendiri.
“Ini bukan akhir, ini awal. Kami ingin Stadion Sumpah Pemuda menjadi ikon olahraga Indonesia bagian barat, dan Lampung punya potensi besar untuk itu,” tutup Yoga dengan penuh keyakinan.
Jika verifikasi berjalan lancar, Bhayangkara Presisi Lampung FC akan menjalani laga kandang pertamanya di Stadion Sumpah Pemuda awal Agustus 2025, membuka lembaran baru sejarah sepak bola profesional di tanah Sai Bumi Ruwa Jurai. (AL)















