Vesakha Sananda di Lampung Timur Tebar Cinta Kasih dan Peduli Lingkungan

  • Bagikan

Awan News, Lampung Timur — Semangat menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan seluruh makhluk hidup mewarnai kegiatan Vesakha Sananda 2570 Buddhist Era Tahun 2026 yang digelar di Wihara Brahma Vira, Desa Mataram Baru, Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan yang mengusung nilai ekoteologi tersebut diisi dengan aksi bersih-bersih lingkungan wihara, penanaman bibit pohon, hingga Fangshen atau pelepasan makhluk hidup.

Seluruh rangkaian kegiatan menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dan pengamalan nilai cinta kasih dalam menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 B.E.

Acara ini diselenggarakan oleh Panitia Vesakha Sananda Kabupaten Lampung Timur yang melibatkan Pengurus Cabang Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Lampung Timur, Penyuluh Agama Buddha Kementerian Agama Lampung Timur, serta Kelompok Kerja Guru Agama Buddha.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur beserta jajaran ASN Bimas Buddha, Y.M. Bhikkhu Pannajoto Thera, Camat Mataram Baru, perwakilan UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Mataram Baru, unsur Kepolisian Sektor Mataram Baru yang diwakili Bhabinkamtibmas, Ketua IPARI Lampung Timur, penyuluh agama Hindu dan Kristen, guru Pendidikan Agama Buddha, serta umat Buddha Wihara Brahma Vira.

Dalam sambutannya, Marwansyah menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Vesakha Sananda yang dinilai tidak hanya menjadi bagian dari perayaan keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan mempererat kerukunan antarumat beragama.

“Melalui kegiatan ini, kita diajak menumbuhkan nilai cinta kasih, menjaga kelestarian alam, serta memperkuat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Marwansyah.

Ia menambahkan, keterlibatan lintas agama dan berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata semangat moderasi beragama dan kebersamaan dalam menjaga kedamaian di Lampung Timur.

Kegiatan diawali dengan gotong royong membersihkan lingkungan Wihara Brahma Vira dan area sekitarnya. Selanjutnya dilakukan penanaman bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sekaligus implementasi nilai ekoteologi.

Selain itu, kegiatan Fangshen atau pelepasan makhluk hidup turut dilaksanakan sebagai simbol welas asih dan penghormatan terhadap kehidupan seluruh makhluk. (OJ)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *