Dana BOSP-BOS Pendidikan Aceh Utara Capai Rp101,3 Miliar Lebih, Efektivitas Dipertanyakan

  • Bagikan

Awan News, Aceh Utara— Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara tercatat mengalokasikan anggaran jumbo dalam sejumlah paket belanja pendidikan tahun 2026. Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) Swakelola, total dana yang digelontorkan mencapai puluhan miliar rupiah, bersumber dari APBD/APBK.

Paket terbesar berada pada Belanja Modal Peralatan dan Mesin BOSP-BOS Reguler untuk jenjang SD dengan nilai fantastis Rp56,4 miliar (kode RUP 42760632). Program ini direncanakan berjalan hampir sepanjang tahun, dimulai Februari hingga Desember 2026.

Besarnya angka tersebut memunculkan pertanyaan publik, sejauh mana belanja ini benar-benar menyentuh kebutuhan riil sekolah dasar?

Tak hanya itu, anggaran tambahan untuk BOSP-BOS Kinerja SD juga disiapkan sebesar Rp2,12 miliar (kode RUP 42760633). Sementara untuk jenjang SMP, pemerintah daerah mengalokasikan Rp31,46 miliar untuk belanja peralatan dan mesin BOS Reguler (kode RUP 42760641).

Di sektor pendidikan anak usia dini (PAUD), alokasi dana juga tidak kecil. Belanja aset tetap lainnya tercatat Rp296 juta (kode RUP 42760653), disusul hibah dana BOSP-BOS PAUD sebesar Rp9,97 miliar (kode RUP 42760654), serta belanja barang dan jasa senilai Rp1,06 miliar (kode RUP 42760655).

Jika ditotal keseluruhan paket untuk jenjang SD, SMP, dan PAUD dalam RUP Swakelola tersebut mencapai Rp101,3 miliar lebih.

Kepala Disdikbud Aceh Utara, Jamaluddin, saat dikonfirmasi, Selasa (21/4), terkait alokasi dana BOSP-BOS tersebut. Apakah puluhan miliar rupiah ini benar-benar akan berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di Aceh Utara? Juga berdasarkan informasi yang diterima, sebagian dana tersebut diduga disetorkan ke Disdikbud Aceh Utara. Apakah benar? Namun hingga berita ini dibuat, Kadisdikbut Jamaluddin belum merespons. (AS)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *