Awan News, Bandarlampung – Komitmen memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia pendidikan kembali ditegaskan Gubernur Lampung Rahmat Mirza Djausal, saat menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung Wan Jamaluddin Z, Selasa (22/07/25).
Penandatanganan yang berlangsung di Ruang Rapat Rektor, Lantai 8 Gedung Academic & Research Center UIN RIL ini mencakup hibah lahan seluas 50 hektar yang terletak di Kawasan Pusat Pemerintahan Kota Baru, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menegaskan bahwa hibah ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dalam membangun masa depan Lampung yang lebih maju dan beradab.
“Kami ingin bergandeng tangan dengan dunia pendidikan. Pemerintahan dan akademisi itu tidak boleh lepas. Kebijakan dan ilmu harus selaras,” ujar iyay Mirza, sapaan akrab Gubernur.
Ia juga menyampaikan harapannya agar UIN Raden Intan turut menjadi lokomotif peradaban di pusat pemerintahan baru tersebut.
“Kami ingin pusat pemerintahan yang akan dibangun ini menjadi tempat tumbuhnya peradaban, dan salah satu motor utamanya adalah UIN,” tambahnya.
Secara resmi, hibah tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Lampung Nomor: G/59/VI.02/HK/2025, yang mengesahkan pemindahtanganan aset tanah milik Pemerintah Provinsi Lampung kepada UIN Raden Intan Lampung.
Berkaitan hal itu, Rektor UIN RIL, Wan Jamaluddin, menyambut baik langkah strategis ini dan menegaskan kesiapan UIN untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan Kawasan Kota Baru.
“Alhamdulillah, awal Juli ini kami telah meresmikan dua fakultas baru: Fakultas Sains dan Teknologi serta Fakultas Psikologi Islam. Kami juga sedang berjuang mendirikan Fakultas Kedokteran. Rekomendasi dari Kemenkes sudah kami kantongi, tinggal menunggu izin dari Kemendiktisaintek,” ungkapnya.
Ia juga berharap, ke depan mahasiswa dan alumni UIN mendapatkan peluang lebih besar untuk mengabdi dan berkarya di Lampung.
“Mahasiswa kami, insyaallah, akan menjadi pionir Indonesia Emas. Kami benar-benar ingin membersamai Pak Gubernur membangun Lampung dari Kota Baru,” tegasnya.
Acara penandatanganan ini turut dihadiri jajaran pimpinan UIN RIL, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Lampung, serta mahasiswa berprestasi yang terlibat dalam sesi ramah tamah bersama Gubernur.
Hibah ini bukan sekadar seremonial, melainkan tonggak awal dari upaya besar membangun pusat pemerintahan dan pusat peradaban baru di Lampung yang berpijak pada kekuatan ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan kolaborasi antarsektor. (AL)














