Rp40,52 Miliar Digelontorkan, Jalan di Lampung Utara Mulai Dibenahi

  • Bagikan

Awan News, Lampung Utara – Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan anggaran sebesar Rp40,52 miliar untuk memperbaiki ruas jalan provinsi di Kabupaten Lampung Utara pada tahun 2026.

Program ini difokuskan pada peningkatan kualitas jalan sepanjang 5,39 kilometer guna memperlancar konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, Sabtu (28/3/26).

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) penyusunan RKPD Lampung Utara Tahun 2027 di Kotabumi, dua hari yang lalu.

Selain itu, Pemprov Lampung juga mengalokasikan anggaran Rp1,98 miliar untuk penanganan jalan desa serta Rp2,1 miliar untuk pembangunan satu unit jembatan.

Menurut Gubernur Mirza, pembangunan infrastruktur menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan kondisi jalan yang lebih baik,

Distribusi hasil pertanian akan lebih lancar, biaya logistik dapat ditekan, dan akses pasar masyarakat semakin luas.
Saat ini, tingkat kemantapan jalan provinsi di Lampung Utara telah mencapai 93,58 persen dari total panjang 156,328 kilometer. Namun, jalan kabupaten masih memerlukan perhatian karena baru berada di angka 46,67 persen.

“Perbaikan ini harus terus kita dorong agar konektivitas antarwilayah semakin baik dan aktivitas ekonomi masyarakat meningkat,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemprov Lampung juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia serta pengembangan hilirisasi komoditas unggulan.

Lampung Utara memiliki potensi besar di sektor pertanian, seperti ubi kayu, jagung, padi, kedelai, kopi, karet, hingga pisang yang dapat menjadi penggerak ekonomi daerah.
Melalui Program Desaku Maju, pemerintah turut memberikan dukungan berupa pupuk organik cair, mesin pengering, serta pelatihan vokasi guna meningkatkan produktivitas dan nilai tambah hasil pertanian.

Salah satu desa percontohan, Desa Wonomarto, bahkan berhasil meningkatkan produksi hingga 30 persen setelah mendapatkan program tersebut.
Pemerintah berharap langkah ini dapat menekan angka kemiskinan di Lampung Utara yang saat ini masih berada di kisaran 15,78 persen, sekaligus mempercepat pembangunan daerah secara menyeluruh. (Oj)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *