Awan News, Pesisir Barat – Peratin Pekon Siring Gading, Kecamatan Bangkunat, Rohman Al Fakir, S.Kom.I, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, atas kepedulian dan langkah langsung dalam menangani kondisi Jalan Lintas Way Haru yang selama ini menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat, minggu (08/02/26)
Ucapan terima kasih tersebut disampaikan menyusul peninjauan sekaligus perbaikan jalan yang dilakukan di beberapa titik ruas Way Haru. Rohman menilai langkah cepat yang dilakukan Bupati Dedi merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas warga.
Menurutnya, keberadaan akses jalan yang layak sangat berpengaruh terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari aktivitas perekonomian, pendidikan, hingga kelancaran distribusi kebutuhan pokok bagi warga di wilayah Bangkunat.
Rohman menuturkan perhatian yang diberikan pemerintah daerah menjadi harapan baru bagi masyarakat di empat pekon yang selama ini kerap menghadapi kendala transportasi akibat kerusakan jalan. Ia menilai perbaikan yang mulai dilakukan mampu meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.
Meski demikian, ia berharap penanganan infrastruktur tidak berhenti pada perbaikan yang telah berlangsung saat ini. Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat diharapkan dapat melanjutkan pembangunan ruas jalan dari Jembatan Pemerihan menuju empat pekon yang berada di wilayah Way Haru.
Ia menjelaskan, jalur tersebut memiliki peranan strategis sebagai penghubung utama Pekon Bandar Dalam, Siring Gading, Way Tias, dan Way Haru. Dengan kondisi jalan yang lebih baik dan berkelanjutan, masyarakat diyakini akan semakin mudah mengakses layanan publik serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Rohman juga menegaskan kesiapan masyarakat Pekon Siring Gading dalam mendukung setiap program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjaga demi terwujudnya pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan di wilayah Way Haru. (*)















