Dugaan Bobrok Proyek UIN: Gapura Macet, Publik Geram

  • Bagikan

Awan News, Bandarlampung —
Berbagai proyek pembangunan di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung diduga bermasalah dan kini disorot publik.

Sekretaris Jenderal Laskar Lampung Indonesia, Panji Nugraha AB, SH, mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera turun tangan mengusut dugaan penyimpangan agar tidak semakin menimbulkan kerugian negara.

Menurut Panji, salah satu proyek yang patut menjadi pintu masuk penyelidikan adalah pembangunan gapura kampus di Jalan Endro Suratmin, Sukarame, Bandarlampung, dengan nilai kontrak Rp3,75 miliar. Proyek tersebut hingga kini mangkrak selama dua tahun tanpa kejelasan penyelesaian.

“Adanya proyek gapura yang mangkrak dua tahun ini bisa menjadi pintu masuk bagi APH, khususnya jajaran Tim Pidana Khusus Kejati Lampung atau penyidik Polda Lampung,” ujar Panji Nugraha, Jumat (31/10/2025).

Panji menambahkan, jika kasus mangkraknya pembangunan gapura diusut tuntas, maka akan terurai pula proyek-proyek lain di Kampus UIN RIL yang bernilai puluhan miliar rupiah.

Beberapa proyek yang disebut perlu dikaji antara lain:

Pembuatan koridor pedestrian mahasiswa senilai Rp11,28 miliar pada tahun anggaran 2024.

Optimalisasi gedung pusat latihan Kampus Labuhan Ratu senilai Rp20,59 miliar tahun anggaran 2023.

Pembangunan gedung tahap 2 senilai Rp22,73 miliar tahun anggaran 2022.

“Kami dari Laskar Lampung Indonesia sangat mendukung langkah Kejati maupun Polda Lampung untuk mengusut realisasi pelaksanaan proyek-proyek ini, agar kebermanfaatannya benar-benar dirasakan semua pihak,” tegas Panji.

Sementara itu, Ahmad Zulbilal, SE, MM, salah satu Pejabat Penandatangan Kontrak (PPK) proyek di Kampus UIN RIL, belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi untuk konfirmasi hingga berita ini ditayangkan. (AL)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *